{"code":200,"msg":"OK","clientId":"","data":{"kode_konten":"BK75422","kode_penerbit":"964","kode_penulis":"48199","kode_supplier":"294","tipe_konten":"ebook","judul":"Adam Ma'rifat","sinopsis":"\r\nBersama Telegram-nya Putu Wijaya dan O, Amuk, Kapak punya Tardji, Adam Ma\u2019rifat adalah sebuah tonggak berjingkrangnya sebuah generasi sastra yang habis-habisan dalam ranah eksperimentasi\u2014sebuah gejala yang ditengarai oleh Ajib Rosidi (dalam pengantar antologi Langit Biru Laut Biru) sebagai perayaan edan-edanan atas kebebasan pasca-65, sebuah parade kemenangan kaum Manifes Kebudayaan (yang terlembagakan dalam diri Majalah Sastra Horison) atas rontoknya sebuah paham kebudayaan yang menyerukan seni yang mengabdi pada partai. \r\nInilah buku, menyusul buku kumpulan cerpen sebelumnya, Godlob, yang melentingkan nama Danarto dalam percaturan kesusastraan Indonesia hingga ke titik tertinggi. Ini pula buku yang pasti akan disebut-sebut jika ada yang bicara tentang gejala sufisme dalam sastra Indonesia.\r\nJika terlalu asyik, masuk, mabuk, apalagi sampai kerasukan dengan apa yang disajikan Danarto dalam keenam cerpennya dalam kumpulan ini, Anda tak akan pernah bisa menyelesaikan buku ini. Atau, paling tidak, Anda tak akan pernah merasa selesai\u2014meski telah merasa tuntas membacanya hingga titik terakhir. \r\nJadi, hati-hatilah. \r\n","penulis":"Danarto","penerbit":"Basabasi","isbn":"978-602-6651-11-2","eisbn":"978-623-6631-77-5","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/c7f7887d16e914f653133202a621a32c.webp","harga_dasar":"50000","formatted_harga_dasar":"50,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"50000","formatted_harga_akhir":"50,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-04-28 08:44:50","rating":"0"},"cache":"write"}