{"code":200,"msg":"OK","clientId":"STR0107052022","data":{"kode_konten":"BK7077","kode_penerbit":"124","kode_penulis":"4972","kode_supplier":"33","tipe_konten":"ebook","judul":"Citra Manusia dan Sejarah Kalimantan Barat dalam Novel-Novel M. Yanis","sinopsis":"Buku Citra Manusia dan Sejarah Kalimantan Barat \u2013 Berdasarkan hasil kajian buku ini dapat disimpulkan bahwa terdapat lima citra manusia dalam novel Kapal Terbang Sembilan dan Djampea.\r\nPertama, terdapat citra manusia dalam hubungan manusia dan Tuhan, yaitu gambaran mengenai citra manusia taat menjalankan ajaran agama.\r\n\r\nKedua, gambaran mengenai citra manusia dalam hubungan manusia dan alam, memberi bayangan adanya citra manusia mendayagunakan alam.\r\n\r\nKetiga, adanya citra manusia dalam hubungan manusia dan masyarakat, yaitu sebuah deskripsi mengenai citra manusia berjiwa penolong, citra manusia menghargai orang, citra manusia mematuhi adat dan etika sosial, citra manusia sebagai manusia pelopor, dan citra manusia berjiwa pengabdi.\r\n\r\nKeempat, terdapat citra manusia dalam hubungan manusia dan manusia lainnya, yaitu gambaran mengenai citra manusia berjiwa pemarah, citra manusia mementingkan persahabatan, citra manusia keras kepala, citra manusia sombong, dan citra manusia ramah.\r\n\r\nKelima, wujud pula citra manusia dalam hubungan manusia dan diri sendiri, yaitu citra manusia bimbang dan citra manusia pasrah.\r\n\r\nPenulis buku ini juga berhasil mengeksplorasi fakta sejarah yang terdapat di dalam novel Kapal Terbang Sembilan (1983) dan Djampea (1998). Saudara Dedy Ari Asfar dan Prima Duantika telah membuktikan bahwa kedua novel tersebut mengandung narasi dan fakta sejarah perjuangan di Kalimantan Barat.\r\n\r\nHasil analisis yang dilakukan Saudara Dedy Ari Asfar dan Prima Duantika dalam buku ini membuktikan bahwa novel-novel karya M. Yanis merupakan novel sejarah yang menggambarkan perjuangan aktivis kemerdekaan di Kalimantan Barat.\r\n\r\nPenulis buku ini berhasil merekonstruksi perjalanan hidup M. Yanis dan fakta sejarah yang terdapat di dalam kedua novel tersebut. Di samping itu, secara tidak langsung pula hasil penelitian ini memperlihatkan M. Yanis berhasil meletakkan catatan-catatan sejarah bangsa yang lebih lengkap daripada catatan sejarah per se.\r\n\r\nHal ini menjadi masuk akal karena di dalam baris-baris kalimat yang diungkapkan terkandung juga emosi, aspirasi, dan aktivitas keseluruhan kehidupan masyarakatnya.\r\n\r\nMalahan, M. Yanis mampu menceritakan kembali dalam bentuk kreatif dengan menggunakan bahasa sebagai lidah penyampainya. Situasi Indonesia khususnya lagi Kalimantan Barat yang pada masa itu dijajah oleh Jepang dan Belanda telah menjadi inspirasi M. Yanis untuk menulis kembali peristiwa-peristiwa penting dalam novelnya.","penulis":"Dedy Ari Asfar dan Prima Duantika","penerbit":"Deepublish","isbn":"978-602-453-095-2","eisbn":"","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/7012ef0335aa2adbab58bd6d0702ba41.webp","harga_dasar":"68500","formatted_harga_dasar":"68,500","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"68500","formatted_harga_akhir":"68,500","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-04-20 03:05:01","rating":"0"},"cache":"read"}