{"code":200,"msg":"OK","clientId":"","data":{"kode_konten":"BK65119","kode_penerbit":"814","kode_penulis":"41480","kode_supplier":"199","tipe_konten":"ebook","judul":"ARUNG PALAKKA SANG FENOMENAL","sinopsis":"Masih segar dalam ingatan saya ketika Gubernur \r\nSulawesi Selatan, Prof. Dr. Ahmad Amiruddin \r\nmembuka seminar nasional Arung Palakka, 28 Desember \r\n1992, di Aula Kantor Bupati Bone yang kelak menjadi \r\nAula Arung Palakka. Ketika itu Saya dalam kedudukan \r\nsebagai Anggota DPRD Bone dan direkrut menjadi salah \r\nseorang panitia. Gubernur dalam sambutan tidak tertulis \r\nmenyatakan: Sejarah ibarat sebuah kereta yang berlari \r\nkencang, jika kita tidak segera melompat ke dalamnya, \r\nkita akan tertinggal. Apakah beliau menyetir pendapat \r\nahli atau tidak dan makna apa yang ada dibalik pernyataan \r\nitu masih saya raba-raba hingga saat ini.\r\nNamun saya menduga waktu itu, dan menangkapnya \r\nbahwa beliau ingin menyampaikan: Pertama, sejarah \r\nhanya sekali terjadi, setelah itu dia telah berlalu dan \r\nmenulis dirinya seperti apa adanya dan tidak bisa dikutak\u0002katik orisinalitasnya. Kedua, sejarah itu berlari dan \r\nketika kita tidak melompat ke dalamnya, maka kita telah \r\nditinggalkan. Seminar pada hari itu sudah barang tentu \r\nmencoba meletakkan orisinalitas sejarah dan mengajak \r\nyang hadir atau kita yang saat ini membaca buku ini untuk \r\nmensejarahkan diri atau menyerah.","penulis":"Abu Hamid; dkk","penerbit":"CV. De La Macca","isbn":"978-602-263-089 0","eisbn":"proses","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/28f5017f14272ccd5da0dd61a984e7f5.webp","harga_dasar":"90000","formatted_harga_dasar":"90,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"90000","formatted_harga_akhir":"90,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-04-08 03:18:40","rating":"0"},"cache":"read"}