{"code":200,"msg":"OK","clientId":"","data":{"kode_konten":"BK5807","kode_penerbit":"111","kode_penulis":"4437","kode_supplier":"25","tipe_konten":"ebook","judul":"Mengelola Persaingan Kakak Adik","sinopsis":"\u201cIni gelas Kakak! Jangan disentuh!\u201d ujar Aziz pada Zahra adiknya. \u201cNggak mau, ini gelas Adik!\u201d Zahra memegangi gelas kaca berbentuk boneka itu kuat-kuat. \u201cBalikin, nggak?!\u201d PYARRR!! Zahra malah membuang gelas tersebut hingga pecah berkeping-keping. \u201cAdik gimana sih! Dasar nakal!!\u201d Aziz pun mencubit adiknya dengan sangat keras. Zahra mulai menangis. Tapi ia juga tidak mau diam saja tidak membalas kakaknya. Ia mulai memukuli kakaknya di bagian mana saja yang bisa dikenainya. Kedua anak itupun saling memukul, menendang, dan... sama-sama menangis!  Bapak-Ibu, pernahkah putra-putri Anda tercinta mengalami pertengkaran harian yang demikian? Yang kadang berakhir dengan saling mencubit atau memukul? Belum lagi jika si kecil dibelikan sepatu dan kakaknya tidak. Bisa jadi, suatu ketika sepatu sang adik dibuang ke tempat sampah oleh si kakak yang cemburu. Wajarkah yang demikian itu? Pada praktiknya, persaingan antarsaudara kandung (atau yang dikenal dengan istilah sibling rivalry) baik saudara laki-laki ataupun perempuan tak dapat terelakkan. Orang tua sering dibuat pusing dengan pertengkaran anak-anak mereka. Padahal, ternyata sibling rivalry tidak selamanya buruk. Ada sisi baik yang dapat dimanfaatkan oleh para orang tua untuk pengembangan kepribadian anak-anak mereka. Bagi anak-anak, persaingan ini semacam permainan. Padahal, bermain adalah proses pembelajaran anak tentang kehidupan. Dengan demikian, pada saat-saat tertentu, sibling rivalry menjadi momen untuk mempelajari hal-hal baru, seperti prinsip kebersamaan, keadilan, kelapangan hati, bersaing secara sportif, dan sebagainya. Jadi, dalam setiap persaingan kakak-adik, secara tidak langsung anak-anak belajar mengenai kehidupan yang sesungguhnya, yakni bagaimana seharusnya mereka berinteraksi dengan orang lain dengan baik. ","penulis":"Ummu Harits","penerbit":"Indiva Media Kreasi","isbn":"978-979-1397-40-7","eisbn":"978-602-495-214-3","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/681a23b0649e61ca572cb5bb8db206ec.webp","harga_dasar":"30000","formatted_harga_dasar":"30,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"30000","formatted_harga_akhir":"30,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-05-13 23:08:09","rating":"0"},"cache":"write"}