{"code":200,"msg":"OK","clientId":"","data":{"kode_konten":"BK4967","kode_penerbit":"110","kode_penulis":"3775","kode_supplier":"24","tipe_konten":"ebook","judul":"IKHTILAF TANAWWU\u2019: Mengenal Beragam Fikih yang Dibolehkan dan Dilarang","sinopsis":"Apakah men-sir-kan atau men-jahar-kan basmallah yang Anda pilih dalam shalat-shalat jahriyah? Apakah mengangkat tangan sebatas pundak atau telinga di dalam shalat? Di mana posisi tangan saat bersedekap, di atas dada atau di perut? Kedua tangan atau lutut lebih dahulu ketika turun dan naik di dalam shalat? Adakah qunut dalam shalat fardhu? Bagaimana menyikapi jenis qiraat yang berbeda ketika membaca Al-Qur\u2019an? Kenapa bagian kakek dalam warisan berbeda di antara para shahabat? \u201cIni masalah khilafiyah,\u201d demikianlah perkataan yang sering kita dengar jika terjadi beragam perbedaan dalam ibadah di tengah-tengah kaum Muslimin. Bagaimanakah sebenarnya kedudukan khilafiyah atau ikhtilaf di dalam Islam? Mana yang dibolehkan dan mana yang dilarang? Bila dibolehkan apa syaratnya?  Bagaimana jika masing-masing pihak yang berselisih memiliki dalil yang shahih dalam ibadah yang mereka pilih? Bolehkan mengutamakan satu bentuk ibadah tertentu dan meninggalkan yang lainnya sekalipun dalilnya shahih? Apakah sebaiknya seseorang memilih salah satu bentuk ibadah saja atau variasi bentuk-bentuk lainnya? Yunus Ash-Shadafi berkata, \u201cAku tidak pernah menemukan orang yang lebih berakal daripada Imam Asy-Syafi\u2019i. Suatu hari aku pernah mendebatnya tentang suatu masalah, lalu ketika bertemu denganku ia memegang tanganku dan berkata, \u2018Wahai Abu Musa, tidak bisakah kita tetap menjadi saudara meskipun kita tidak sepakat dalam suatu masalah?\u2019 \u201dDengan enam pembahasan lengkap, buku langka ini menjawab silang pendapat, debat kusir, kebencian, kedengkian, dan bahkan sikap saling memusuhi di antara kaum Muslimin lantaran tidak mengetahui hakikat ikhtilaf tanawwu\u2019. Insya Allah, bagaikan matahari di siang bolong buku ini menyeruak beragam perbedaan fikih yang dibolehkan dan dilarang. Jangan bersikukuh dan merasa yang paling benar dalam tata cara ibadah yang Anda pilih sebelum membaca buku ini. Yahya bin Salam Rahimahullah berkata, \u201cTidak selayaknya bagi seseorang yang tidak mengetahui tentang ikhtilaf untuk memberi fatwa, dan tidak boleh bagi orang yang tidak mengetahui berbagai pendapat untuk mengatakan, \u2018Ini lebih aku sukai\u2019.\u201d","penulis":"Dr. Khalid bin Sa\u00e1d Al-Khasyalan","penerbit":"Darul Falah","isbn":"978-602-9208-25-2","eisbn":"-","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/77d2afcb31f6493e350fca61764efb9a.webp","harga_dasar":"58000","formatted_harga_dasar":"58,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"58000","formatted_harga_akhir":"58,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-05-02 03:46:50","rating":"0"},"cache":"write"}