{"code":200,"msg":"OK","clientId":"STR0107052022","data":{"kode_konten":"BK11477","kode_penerbit":"124","kode_penulis":"8443","kode_supplier":"33","tipe_konten":"ebook","judul":"DREAMS","sinopsis":"Cita \u2013 cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi sebagian orang cita \u2013 cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain cita \u2013 cita itu hanyalah mimpi belaka. Bagi orang yang menganggapnya sebagai  tujuan hidupnya, maka cita cita adalah sebuah impian yang dapat membakar semangat untuk terus melangkah maju dengan langkah yang jelas dan mantap dalam kehidupan ini sehingga ia sebagai akselerator pengembangan diri, namun bagi yang menganggap cita \u2013 cita sebagai mimpi maka ia adalah sebuah impian belaka tanpa api yang membakar motivasi untuk melangkah maju. Manusia tanpa cita \u2013 cita ibarat air yang mengalir dari pengunungan menuju dataran rendah, mengikuti kemana saja alur sungai membawanya. Manusia tanpa cita \u2013 cita bagaikan seseorang yang sedang tersesat yang berjalan tanpa tujuan yang jelas sehingga ia bahkan dapat tersesat lebih jauh lagi.\nYa, cita \u2013 cita  adalah sebuah rencana sebuah rancangan bangunan kehidupan seseorang, bangunan yang tersusun dari batu bata keterampilan, semen ilmu dan pasir potensi diri serta genteng keberanian.\nBagaimanakah jadinya nanti, jika kita memiliki beribu ribu batu bata, berates ratus karung semen, berkubik kubik pasir dan ribuan genteng serta bahan bangunan lainya untuk membuat rumah, namun kita tidak mempunyai rancangan maupun bayangan seperti apakah bentuk rumah itu nanti.\nAlhasil, mungkin kita akan mendapatkan rumah dengan bentuk yang aneh, gampang rubuh atau bahkan kita tidak akan pernah bisa membangun sebuah rumah.\nUntuk itulah, perlunya ada cita \u2013 cita, impian dan harapan sedari dini untuk dapat membangun kehidupan yang jauh lebih baik.\nPengenalan profesi adalah salah satu dari ribuan cara menumbuhkan asa dan cita \u2013 cita anak sedari dini. Masih banyak sekali anak anak yang tidak mempunyai cita \u2013 cita, karena mereka hanya dapat melihat lingkungan tempat tinggalnya, sebagai contoh anak yang hidup dilingkungan dengan sebagian profesi orang tuanya adalah Buruh Bangunan, maka sudah dapat dipastikan bahwa anak \u2013 anak yang tumbuh tidak akan dengan leluasa menyerukan cita \u2013 cita, mereka bingung apakah harus menjadi buruh bangunan juga?, sementara profesi lain belum dengan jelas mereka ketahui.\n","penulis":"Novita Pristiyani","penerbit":"Deepublish","isbn":"978-623-209-006-4","eisbn":"978-623-209-068-2","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/61add4df79c2f21aa7f7dfa9a394fab9.webp","harga_dasar":"72000","formatted_harga_dasar":"72,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"72000","formatted_harga_akhir":"72,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-05-14 16:33:40","rating":"0"},"cache":"read"}