{"code":200,"msg":"OK","clientId":"","data":{"kode_konten":"BK11467","kode_penerbit":"124","kode_penulis":"5095","kode_supplier":"33","tipe_konten":"ebook","judul":"Keluarga yang Dirindukan Ramadhan Sepanjang Masa","sinopsis":"Jika ada pertanyaan, hal terdekat apa yang harus disyukuri pertama kali ? Tentu keluarga adalah jawabannya. Keluarga menjadi anugerah terindah yang Allah SWT hadirkan ketika mata terbuka pertama kali, maka sejatinya respon terbaik adalah bersyukur.\nPernah mendengar kisah Nabi Nuh a.s saat memohon kepada Allah untuk menyelamatkan Kan\u2019an putranya dan istrinya dari azab air bah yang mengerikan? Lalu Allah menjawab permohonan Nabi Nuh a.s dengan tegas, bahwa Kan\u2019an bukan lagi putranya, bukan lagi termasuk keluarganya. Karena keputusan Kan\u2019an untuk tidak ta\u2019at pada Allah, membuatnya harus ditenggalamkan bersama air bah yang mengerikan. Karena keputusan Kan\u2019an untuk membangkang ayahnya Nabi Nuh a.s, yang saat itu berkedudukan sebagai pemimpin ummat, membuatnya layak untuk berlayar bersama air bah yang membuat takut siapapun yang melihatnya. Begitu juga istrinya, pendamping hidup Sang Rasul Allah, memilih untuk menentang suaminya dan tenggelam dengan tragis ditelan dengan lahap oleh air bah. Allah sampaikan dalam firman \u2013 Nya yang agung, QS. Hud (11) : 41 \u2013 46 :\n41. Dan Nuh berkata: \u201cNaiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya\u201d. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang\n42. Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh memanggil anaknya, sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil: \u201cHai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir\u201d\n43. Anaknya menjawab: \u201cAku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!\u201d Nuh berkata: \u201cTidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang\u201d. Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan\n44. Dan difirmankan: \u201cHai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,\u201d dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan: \u201cBinasalah orang-orang yang zalim\u201d\n45.  Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: \u201cYa Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya\u201d\n","penulis":"Lilis Rohaeti","penerbit":"Deepublish","isbn":"978-602-475-579-9","eisbn":"978-602-475-650-5","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/ddc917b51e5d93ce37f9b18c2f982b86.webp","harga_dasar":"67000","formatted_harga_dasar":"67,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"67000","formatted_harga_akhir":"67,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-04-07 14:55:47","rating":"0"},"cache":"write"}