{"code":200,"msg":"OK","clientId":"STR0107052022","data":{"kode_konten":"BK108119","kode_penerbit":"477","kode_penulis":"51555","kode_supplier":"144","tipe_konten":"ebook","judul":"Kisah horor robot gedek si pemburu anak-anak","sinopsis":"Sebuah resensi atau tinjauan biasanya dibuat untuk\r\nmemperkenalkan sebuah buku baru kepada publik. Tinjauan\r\ndengan demikian akan mirip seperti iklan, terutama jika isinya\r\nserangkaian pujian. Tapi Catatan Pinggir tidak demikian.\r\nIa lebih dari sekadar tinjauan. Buku yang Goenawan kutip\r\nCatatan Pinggir 13 xi\r\nCATATAN PINGGIR DAN KUTIPAN-KUTIPANNYA\r\nkenyataannya tidak selalu buku baru. Tak jarang, atau sering\r\nbahkan, buku yang lama. Esai &rdquo;Cebolang&rdquo;, yang mengulas\r\nserat Centhini, dan &rdquo;Orasi&rdquo;, yang mengingatkan pembaca\r\nakan Wedhatama, mungkin bisa menjadi contoh. Melalui\r\nesai-esai ini, Goenawan seperti hendak membangkitkan dan\r\nmengingatkan lagi khazanah tua, sebuah buku, atau tepatnya\r\nserat, yang ditulis hampir dua abad lalu. Atau siapa yang masih\r\ningat Salah Asuhan Abdul Moeis, seperti yang ia tulis dalam\r\nesai &rdquo;Han&rdquo;? Meski, menurut Goenawan, novel tahun 1920-\r\nan ini &rdquo;akan terasa kaku, alurnya alot, dan temanya tak terasa\r\nsegar; tapi ia merekam sebuah suasana yang menyesakkan.&rdquo;\r\nApa yang dimaksud adalah kejamnya politik identitas yang\r\nditancapkan kolonialisme dan jejaknya hingga kini. Dan pasti\r\ngenerasi sekarang tidak banyak yang tahu pernah ada buku Pak\r\nBohong, terbitan Balai Pustaka tahun 1950-an, sebuah saduran\r\nterhadap karya Rudolph Erich Raspe yang terbit pada 1785.\r\nTinjauannya pun bukan semata deskripsi apresiatif, tapi\r\njuga berisi pandangan yang sangat kritis. Esai &rdquo;Aletheia&rdquo; adalah\r\ncontoh yang kuat bagaimana Catatan Pinggir memperkenalkan\r\npemikiran sejarawan Yuval Noval Harari dan bukunya yang\r\ntengah populer di jagat ini. Goenawan katakan Harari sebagai\r\n&rdquo;seorang positivis abad ke-18 yang dilahirkan kembali, dan\r\nterlambat&rdquo; lantaran pemikiran tokoh ini seperti jelmaan belaka\r\ndari para pemikir positivisme yang meyakini sepenuhnya ilmu\r\npengetahuan sebagai basis kebenaran.","penulis":"Pusat Data dan Analisa Tempo","penerbit":"Tempo Publishing","isbn":"noisbn","eisbn":"978-623-339-721-6","preview":"pdf-sample.pdf","cover":"https:\/\/kubuku.id\/prod\/img\/cover\/64dbe2d3bd1cd2b551b0c60a95780510.webp","harga_dasar":"60000","formatted_harga_dasar":"60,000","diskon_persen":0,"diskon_maks":0,"harga_akhir":"60000","formatted_harga_akhir":"60,000","jumlah":0,"terpakai":0,"tgl_akhir":"2026-05-09 08:51:59","rating":"0"},"cache":"read"}